Pemberitahuan : Bonus Rollingan Casino akan dibagikan setiap senin sore ke akun permainan anda masing-masing.
Sebagai Agen bola & Casino Online Terbaik, bursaasia selalu siap melayani anda melalui Live Chat, Yahoo Messenger, BBM, dan Whatsapp selama 24 jam non-stop 365 hari, dan kami akan selalu memberikan pelayanan yang terbaik, mudah, cepat, aman dan terpercaya dalam hal DEPOSIT, dan WITHDRAW, dengan menggunakan mata uang Rupiah melalui bank lokal, seperti Bank BCA, MANDIRI, BNI dan BRI.
Kami juga selalu berusaha membantu segala kesulitan dan keluhan dari semua member kami yang mengikuti judi online dengan pelayanan yang ramah dan komunikatif.
Tunggu apa lagi, Segera Daftarkan diri Anda menjadi member kami, dan dapat account betting Internasional secara gratis. Dengan mengklik menu register dan tanpa mengeluarkan biaya, dengan senang hati kami akan segera memproses account betting online Anda agar menjadi member bursaasia.

Agen Judi Poker

DMCA.com Protection Status

Agen Judi Poker

DMCA.com Protection Status

Tragis, The Citizens Kubur Impian Roma di Olimpico

11th December 2014 | Cat: Prediksi | 228 Views | Comments Off on Tragis, The Citizens Kubur Impian Roma di Olimpico

ROMA – Hanya membutuhkan satu poin untuk lolos ke 16 besar Liga Champions, AS Roma justru kalah 0-2 dari Manchester City di laga terakhir Grup E. Hasil ini sangat mengecewakan lantaran terjadi di Stadio Olimpico. Di lain sisi, atas kemenangan ini, The Citizens memastikan diri menemani Bayern Munich ke babak selanjutnya sebagai runner up.

Jalannya Pertandingan

Babak Pertama

Meski berada di posisi yang lebih diuntungkan untuk lolos ke fase berikutnya, Roma sama sekali tidak ingin main-main. Praktis, 10 menit pertama jadi miliki Francesco Totti dkk. Gervinho pun sudah dua kali menembak bola, namun belum ada yang tepat sasaran.

Baru di menit ke-19, City mendapatkan peluang pertama lewat aksi James Milner, yang melepaskan tendangan dari luar kotak penalti. Tapi, kiper Roma Morgan De Sanctis juga tak kalah sigap kala membendung bola.

Lagi-lagi, Gervinho menjadi momok membahayakan buat lini belakang City yang dikomandoi Eliaquiem Mangala. Serangan balik cepat berhasil menempatkan Gervinho di posisi yang cukup bebas. Eks winger Arsenal itu menendang bola, tapi masih bisa ditepis dengan baik Joe Hart.

Dua sayap Roma tak henti-hentinya menggempur pertahanan City. Kali ini lewat sektor kanan di mana Maicon beroperasi. Dari kanan, bek berkebangsaan Brasil itu sukses menerobos ke tengah dan melepaskan tembakan keras yang arahnya bisa ditebak oleh Hart.

Tampaknya, City benar-benar kehilangan sosok Yaya Toure dan Sergio Aguero. Pasukan Manuel Pellegrini itu terlihat buntu dan kesulitan menembus pertahanan Roma.

Babak Kedua

City terlihat lebih agresif di menit-menit pembuka babak kedua. Namun, justru Roma yang mendapat peluang melalui Miralem Pjanic yang melepaskan tendangan dari jarak jauh, tapi masih bisa dengan sempurna ditepis Hart.

Baru di menit ke-60 gol yang ditunggu-tunggu itu datang juga. Samir Nasri dibiarkan bebas tanpa kawalan. Tanpa menyia-nyiakan kesempatannya tersebut, ia tanpa ragu menendang keras bola dari luar kotak penalti, dan gol! De Sanctis tak sanggup menepis bola deras tersebut.

Peluang terbuang bagi Roma. Ljajic lebih memilih menembakkan bola langsung ketimbang mengirim ke Gervinho yang sudah menunggu sendirian. Winger tim nasional Pantai Gading itu terlihat kecewa.

Mengetahui tertinggal, Roma tak henti-hentinya melakukan serangan. Sempat ada klaim handball yang dilakukan Martin Demichelis di kotak penalti City, namun wasit tetap pada pendiriannya dan play on!

Gol Pablo Zabaleta di menit ke-86 seakan menyudahi pertandingan. Ya, Nasri utak-atik di dalam kotak penalti Roma dan mengirim umpan datar ke Zabaleta yang sedang berlari. Hanya sekali sentuhan, bek kanan City itu merobek jala De Sanctis untuk yang kedua kalinya. Skor 2-0 sudah membuat The Citizens aman.

Satu per satu para pendukung Roma yang memadati Olimpico mulai beranjak dari kursinya. Tampak raut wajah kecewa dari pelatih Rudi Garcia saat wasit meniup peluit panjang, mengingat pasukannya hanya butuh hasil seri untuk menuju fase berikutnya.