Pemberitahuan : Bonus Rollingan Casino akan dibagikan setiap senin sore ke akun permainan anda masing-masing.
Sebagai Agen bola & Casino Online Terbaik, bursaasia selalu siap melayani anda melalui Live Chat, Yahoo Messenger, BBM, dan Whatsapp selama 24 jam non-stop 365 hari, dan kami akan selalu memberikan pelayanan yang terbaik, mudah, cepat, aman dan terpercaya dalam hal DEPOSIT, dan WITHDRAW, dengan menggunakan mata uang Rupiah melalui bank lokal, seperti Bank BCA, MANDIRI, BNI dan BRI.
Kami juga selalu berusaha membantu segala kesulitan dan keluhan dari semua member kami yang mengikuti judi online dengan pelayanan yang ramah dan komunikatif.
Tunggu apa lagi, Segera Daftarkan diri Anda menjadi member kami, dan dapat account betting Internasional secara gratis. Dengan mengklik menu register dan tanpa mengeluarkan biaya, dengan senang hati kami akan segera memproses account betting online Anda agar menjadi member bursaasia.

Agen Judi Poker

DMCA.com Protection Status

Agen Judi Poker

DMCA.com Protection Status

Italia Akhirnya Mencoba Teknologi “Hawk Eye”

10th December 2014 | Cat: Prediksi | 236 Views | Comments Off on Italia Akhirnya Mencoba Teknologi “Hawk Eye”

ROMA – Tuntutan demi tuntutan yang disuarakan tokoh figur klub-klub Serie A kepada FIGC atau PSSI-nya Italia, akhirnya mulai didengarkan. Permintaan tersebut, adalah penerapan teknologi garis gawang.

Premier League, Inggris telah menerapkannya musim ini dan Italia pun baru akan mengujinya Februari mendatang untuk musim mendatang. Presiden FIGC, Carlo Tavecchio pun membeberkan besaran harga yang dikeluarkan untuk menggunakan teknologi yang juga sukses diterapkan di Piala Dunia lalu.

“Bulan Februari, kami baru akan menemukan jawaban pertama. Jika semua stadion besar Italia menggunakan teknologi ini, harga total berkisar di kisaran 4 juta euro, ditambah hak siar televisi 1,2 juta euro,” terang Tavecchio dikutip dariFootball Italia, Rabu (10/12/2014).

Penerapan teknologi yang dikenal dengan nama “Hawk Eye” itu sebenarnya mendapatkan penolakan dari ketua asosiasi wasit Italia, Pierluigi Coliina yang menilai hal tersebut hanya pemborosan. Terutama dengan adanya wasit garis di samping gawang.

Meski begitu, tuntutan untuk menerapkannya juga tak kalah deras dengan penolakan yang datang. Pasalnya gol-gol “hantu” kerapkali terjadi di Italia, seperti halnya gol bek AC Milan, Adil Rami ke gawang Udinese yang tidak disahkan dua pekan yang lalu (30/11/2014).